Renungan Minggu
Ester Johanah

Tuhan Selalu Beserta

Di dunia ini banyak orang percaya adanya sosok pribadi yang jauh lebih tinggi dari manusia yang disebut sebagai “Tuhan”. Namun demikian, mereka yang percaya adanya Tuhan tidak semuanya sepaham tentang penyertaan Tuhan. Penganut Deisme percaya bahwa Tuhan menciptakan alam semesta, mengaturnya agar dapat berfungsi, lalu meninggalkannya begitu saja. Dengan kata lain, Tuhan menciptakan semuanya tapi tidak menyertai. Atau yang lebih kekinian adalah penganut Open Theisme. Mereka percaya Tuhan adalah pribadi yang baik, IA menciptakan dan menyertai. Tuhan itu berjuang bersama manusia untuk menjalani masa depan yang belum pasti karena Ia sendiri tidak maha tahu, juga tidak maha kuasa.
Begitulah beberapa pandangan dunia tentang penyertaan Tuhan. Bagaimana dengan orang Kristen dalam memahami penyertaan Tuhan dalam hidupnya? Mat 1:23 “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” –yang berarti: Allah menyertai kita. Ayat ini adalah bukti bahwa Tuhan yang kita sembah tidak pernah membiarkan kita sendirian di dunia. Ia hadir dalam wujud manusia agar dapat merasakan beban dan kepedihan kita. Penyertaan Sang Imanuel tidak akan berhenti hanya sampai di dunia ini saja. Penyertaan-Nya berlanjut sampai kita berjumpa kembali dengan BAPA. Ia tahu umat-Nya pasti bisa bertahan dalam iman karena IA-lah yang menjamin dan memegang hidup kita.
Bersyukurlah karena kita memiliki Sang Imanuel. Ia bukan Tuhan yang membiarkan ataupun berjuang tanpa tahu apa-apa tentang masa depan umat-Nya. Ia selalu hadir dengan penyertaan-Nya yang sempurna. Ia Maha Tahu dan Maha Kuasa sehingga berdaulat atas hidup kita bahkan sejarah kehidupan seluruh umat manusia. -Ejo