Renungan Minggu

Hukum Yang Memberdayakan, Bukan Menindas

Hukum adalah Peraturan yang membuat hidup menjadi tertib, aman dan damai.Hukum dalam P.L. adalah Peraturan Allah yang tertulis dalam Kitab Taurat. Di zaman Tuhan Yesus, Hukum Allah itu ditambahi dengan peraturan-peraturan yang memberatkan. Setiap orang yang bisa melakukan semuanya akan dipuji kesalehannya. Tuhan Yesus berkata bahwa Dia datang bukan meniadakan Taurat, melainkan untuk menggenapinya (Mat 5 : 17). Artinya yang tidak mungkin dilakukan manusia, Yesus menggantikan melakukan-Nya. Hukum Allah yang seharusnya membuat manusia harmonis dengan Allah dan berdaya guna berubah menjadi beban yang menindas.
Bagaimanakah caranya membuat Hukum Allah menjadi berdaya guna ?
* Mulai dari latihan ringan dalam keluarga. Dalam tradisi Yahudi, Taurat sudah mulai diajarkan dalam keluarga, dimulai dari kanak-kanak (Ulangan 6 : 6-9). Ketika Tuhan Yesus dicobai Iblis, maka ayat-ayat Firman Tuhan segera diingat-Nya dan berkata:” Ada tertulis…”. Hukum Allah bila mulai diberdayakan sejak awal, maka orangtua tidak akan menyesal karena telah mendidik anak-anaknya dengan Firman Tuhan .(Amsal 29:17).
* Memberdayakan Hukum Allah menghasilkan hidup bahagia. Jalani hidup ini bukan asal mengalir, tetapi mengalirlah bersama Tuhan dengan pedoman Firman Tuhan. Di zaman now semua orang ketika bepergian dan tidak faham jalan, maka Goggle Map akan menjadi panduannya. Kalau kita kreatif dalam hidup ini, pakai juga God Map, petunjuk dari Allah. Sebuah Peraturan dari sorga yang tidak pernah salah.
Pemazmur berkata:” Berbahagilah orang –orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya” (Mazm 119: 1-2).
* Kalau ada yang mudah, jangan cari yang sukar. Seorang ahli Taurat bertanya kepada Tuhan Yesus tentang hukum yang terutama dalam hukum Taurat. Orang itu memandang Taurat sebagai hukum yang berjenjang, makin banyak yang ditaati, makin hebat. Kalau Hukum Allah mau menghasilkan daya guna maka harus ada action yaitu Kasih. Kasihilah Tuhan Allahmu dan Kasihilah sesamamu manusia ( Mat 22: 37-40). Ketaatan yang mati mungkin baik dalam penampilan, tetapi bisa menindas pertumbuhan iman. (AGP)

PANDANGLAH SALIB, DISANA ADA HUKUM KASIH YANG MEMBERDAYAKAN.
YESUS MATI MEMBUAT KITA MAKIN BERDAYAGUNA BUKAN TERTINDAS PERATURAN