arsip

Renungan Minggu

This category contains 406 posts

Hidup Dalam Pengenalan Akan Kristus

Bagaimana orang muda mendapatkan pasangan hidupnya? Ada 6-P yang umumnya dilalui sebagai proses : Perkenalan, Pertemanan, Pendekatan (PDKT), Persetujuan, Pertunangan, dan Pernikahan. Sebuah ungkapan berbunyi : Tak Kenal, Maka Tak Sayang. Bagaimana kita bisa menjadi kenal dan kemudian saling menyayangi? Tema ibadah hari ini mengajak kita untuk belajar mengenal Kristus dengan benar sampai kita bisa … Continue reading »

Hidup Yang Dipulihkan

Kata”dipulihkan” baru berarti ketika seseorang berada dalam kondisi gagal, sakit parah, hidup dalam keluarga yang retak serta berbuat dosa yang memalukan. Dipulihkan artinya dikembalikan seperti keadaan yang semula, diperbaiki dari kerusakan menjadi keadaan yang lebih baik. Simon Petrus yang pernah menyangkal Tuhan Yesus dipulihkan dengan ditanyai kembali komitmennya untuk mengasihi Yesus lebih dari pada yang … Continue reading »

Hidup Yang Percaya

Apakah Anda percaya bahwa suami/istri/orangtuamu mengasihimu? Apakah Anda percaya bahwa karyawanmu bekerja dengan jujur? Apakah Anda percaya tetangga di sekitar tempat tinggalmu memiliki niat baik terhadapmu? Apakah Anda percaya bahwa makanan tertentu sangat lezat dan nikmat? Apakah Anda percaya bahwa sebuah film tertentu sangat bagus dan menarik? Apapun jawaban Anda, kemungkinan besar jawaban itu berdasarkan … Continue reading »

Kebangkitan Kristus Terang Bagi Jalanku

Kisah kebangkitan Kristus sama anehnya dengan kisah kelahiran-Nya. Seperti halnya kehamilan Maria yang sulit diterima nalar, demikian pula berita hilangnya jasad Yesus yang dikatakan bangkit itu. Para saksi atas peristiwa-peristiwa langka itu juga aneh. Orang pertama yang dijumpai malaikat untuk mendengar kabar kelahiran Yesus adalah para gembala (Lukas 2:8-20). Sedangkan orang pertama yang menerima berita … Continue reading »

Ia Yang Mengendarai Keledai

Kendaraan yang kita tumpangi akan menentukan status kita di masyarakat. Benarkah? Bisa jadi demikian. Manusia dapat mudah menilai sesamanya berdasarkan kepemilikan yang terlihat. Misal berapa kendaraan dan apa jenis kendaraan yang dimilikinya, berapa rumah dan seberapa luasnya, berapa jumlah tas dan apa merknya, dan lain-lain dapat menuntun orang untuk menaksir kekayaan dan kedudukan sesamanya. Maka … Continue reading »

Makin Mendekat, Makin Mengenal

Tak kenal maka tak sayang. Sebuah ungkapan yang tentunya tidak asing di telinga kita dan benar adanya. Kesalahpahaman terjadi karena tidak mengenal sesama dengan benar. Kecurigaan dan kebencian timbul karena tidak adanya pengenalan yang baik. Intimidasi dan teror bermunculan karena satu sama lain tidak saling kenal dan tidak saling sayang. Sungguh ironis jika sikap-sikap semacam … Continue reading »

Hidup Pelayan Pendamaian

Dalam liturgi GKI yang setiap minggunya kita lakukan bersama, ada bagian dimana anggota jemaat saling berjabatan tangan seraya mengucapkan ‘Damai Kristus Bersertamu’. Sebetulnya apa makna dibalik dari sebuah aktivitas liturgi yang dilakukan bersama ? Tentunya setiap orang yang saat itu berbakti menerima suatu berita pengampunan atas dosa yang terjadi dalam hidupnya. Pengampunan tersebut tentulah membawa … Continue reading »

Meninggalkan Jalan Kefasikan

Pernahkah saudara sebagai orang beriman merasa bingung hidup dalam situasi zaman sekarang ini ? Bingung karena melihat orang yang katanya tahu tentang Tuhan tetapi sebenarnya yang menjadi ‘tuhan’ dalam hidupnya dan yang dia sembah adalah dirinya sendiri. Tahu tentang kebenaran, namun sengaja tidak mau taat. Mungkin kita juga bingung ada orang yang kelihatannya bukan orang … Continue reading »

Janji Yang Mengiringi Jalan Penderitaan

Pragtisme, Materialisme, Hedonisme adalah roh zaman kini yang dilahirkan oleh Globalisasi. Pragmatisme adalah sebuah paham yang mementingkan sisi praktis dibandingkan sisi manfaat, dengan kata lain pragmatisme lebih mementingkan hasil akhir daripada nilai nilai moral yang dianut masyarakat atau bisa dibilang bahwa pragmatime menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Materialisme adalah pandangan hidup yang semata mata … Continue reading »

Jalan Ketaatan VS Jalan Pintas

Rasanya fenomena jalan pintas bukan lagi merupakan hal yang baru di negri ini, bahkan sejak jaman dulu jalan pintas sudah menjadi sikap mental manusia. Buktinya menurut antropolog Koentjaraningrat (1974), jauh sebelum jaman kemerdekaan budaya jalan pintas itulah yang membuat adanya perilaku koruptif dari seseorang yang mengejar sesuatu jabatan atau kekayaan. Apalagi dengan perkembangan zaman yang … Continue reading »