arsip

Renungan Minggu

This category contains 389 posts

Meninggalkan Jalan Kefasikan

Pernahkah saudara sebagai orang beriman merasa bingung hidup dalam situasi zaman sekarang ini ? Bingung karena melihat orang yang katanya tahu tentang Tuhan tetapi sebenarnya yang menjadi ‘tuhan’ dalam hidupnya dan yang dia sembah adalah dirinya sendiri. Tahu tentang kebenaran, namun sengaja tidak mau taat. Mungkin kita juga bingung ada orang yang kelihatannya bukan orang … Continue reading »

Janji Yang Mengiringi Jalan Penderitaan

Pragtisme, Materialisme, Hedonisme adalah roh zaman kini yang dilahirkan oleh Globalisasi. Pragmatisme adalah sebuah paham yang mementingkan sisi praktis dibandingkan sisi manfaat, dengan kata lain pragmatisme lebih mementingkan hasil akhir daripada nilai nilai moral yang dianut masyarakat atau bisa dibilang bahwa pragmatime menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Materialisme adalah pandangan hidup yang semata mata … Continue reading »

Jalan Ketaatan VS Jalan Pintas

Rasanya fenomena jalan pintas bukan lagi merupakan hal yang baru di negri ini, bahkan sejak jaman dulu jalan pintas sudah menjadi sikap mental manusia. Buktinya menurut antropolog Koentjaraningrat (1974), jauh sebelum jaman kemerdekaan budaya jalan pintas itulah yang membuat adanya perilaku koruptif dari seseorang yang mengejar sesuatu jabatan atau kekayaan. Apalagi dengan perkembangan zaman yang … Continue reading »

Tunduk Dalam Takjub

Secara populer, kata takjub dipahami sebagai suatu reaksi yang membuat seseorang kehabisan kata-kata untuk mendeskripsikan suatu hal yang luar biasa. Terdapat unsur keajaiban dan mukjizat dalam reaksi tersebut yang melumpuhkan akal seseorang untuk beberapa saat, serta dibarengi dengan perasaan heran dan kagum. Terkadang, reaksi ini dibarengi oleh reaksi tubuh yang terpaku. Kira-kira itulah yang dialami … Continue reading »

Suara Rakyat, Suara Tuhan?

Beberapa orang Kristen perdana di Roma mulai memegahkan diri sehubungan dengan kelahiran baru dalam Kristus. Mereka beranggapan bahwa karena telah menjadi warga dunia lain maka tak perlu lagi tunduk kepada pemerintah. Paulus yang mendengar hal ini khawatir akan munculnya huru hara perlawanan kepada pemerintah karena itu ia menyampaikan nasihat bahwa pemerintah itu ditetapkan oleh Allah … Continue reading »

Berbahagialah Yang Mengandalkan Tuhan

Yeremia lahir dan dibesarkan pada zaman pemerintahan Raja Manasye yang jahat. Ia memulai pelayanannya sebagai nabi bagi Yehuda pada tahun ke-13 pemerintahan Raja Yosia, dan ia ikut mendukung gerakan pembaharuan rohani yang dilakukan oleh Yosia. Namun gerakan itu tak menghasilkan perubahan yang sungguh – sungguh bagi bangsanya. Lalu ia mengingatkan bahwa jika tidak ada pertobatan … Continue reading »

Menyelami Jalan Panggilan Allah

Pernahkah membaca lowongan pekerjaan di sebuah perusahaan? Coba perhatikan kriteria yang tercatat di sana! Sebagian besar lowongan itu melampirkan kriteria yang harus dipenuhi oleh setiap pelamar. Misalnya kemampuan khusus yang dibutuhkan untuk pekerjaan yang dimaksud seperti menguasai komputer, bisa bahasa Inggris, sarjana, dll. Disamping itu ada syarat – syarat lain misal jujur, berintegritas, pekerja keras, … Continue reading »

Kasih Tanpa Batas

Dalam Kitab Perjanjian Lama kasih karunia diambil dari kata Ibrani yaitu khen. Khen artinya perbuatan seorang atasan (dapat juga Allah) yang menunjukkan kepada bawahannya kasih karunia padahal bawahannya itu tidak layak untuk menerimanya. Sedangkan dalam Perjanjian Baru diambil dari kata Yunani yaitu kharis dengan kata kerja kharizesthai yang dipakai untuk menunjukkan arti pengampunan dari manusia … Continue reading »

Membuka Kesempatan Demi Mengupayakan Pembaruan

Kisah seorang anak muda kaya, yang datang kepada Yesus, telah menjadi inspirasi banyak orang bahwa tidak mudah untuk memperbaharui kehidupannya. Ada harga yg harus dibayar utk menata kehidupan yg lebih baik.  Anak muda yang kaya itu mendengar perkataan Yesus, lalu pergi dengan sedih sebab banyak hartanya. Dikatakan ia pergi dengan sedih. Bisa dibayangkan kata-kata Yesus … Continue reading »

Mukjizat Itu Nyata

Dalam kunjungan ke berbagai tempat di Palu saya menjumpai dan  mendengarkan kesaksian beberapa orang yang mengalami sendiri betapa luar biasa kejadian yang mereka alami. Bencana alam yang menerpa Palu Donggala begitu bertubi-tubi seperti tsunami, gempa, dan likuefaksi (hilangnya kekuatan lapisan tanah akibat getaran gempa atau “membuburnya” tanah). Ketika gempa terjadi bagaikan ada naga di dalam … Continue reading »