Renungan Minggu
Pdt. Em. Wibisono Siswanto

Bijak Dengan Teknologi

Kejadian 11:1-9, Roma 16:17-20

Teknologi komunikasi saat ini berkembang sangat pesat. Di satu sisi tentu memunculkan keuntungan karena mendatangkan banyak kemudahan dalam berkomunikasi dengan kenalan-kenalan kita yang jauh dan mempermudah mendapatkan informasi yang kita butuhkan. Namun di sisi lain juga mendatangkan kerugian karena seringkali justru menjauhkan orang-orang yang dekat dengan kita. Komunikasi verbal antar anggota keluarga seringkali menjadi terhambat gara-gara setiap anggota keluarga sibuk dengan alat komunikasinya masing-masing. Akibatnya relasipun menjadi semakin renggang dan macam-macam persoalan bisa timbul.
Dalam kisah menara Babel (Kejadian 11:1-9) sekali lagi Allah menunjukkan kepada manusia bahwa manusia patut mengerti makna pentingnya komunikasi bagi diri mereka. Bahasa sebagai alat komunikasi penting dalam hidup manusia harus digunakan dengan tujuan yang benar.  Namun dalam realita  kemajuan teknologi komunikasi justru membuat komunikasi dalam keluarga menjadi terganggu .
Hukum pertama dalam mengembangkan komunikasi yang efektif adalah sikap menghargai setiap individu dengan rasa hormat dan saling menghargai. Jika kita bahkan harus mengkritik atau memarahi seseorang, lakukan dengan penuh respek terhadap harga diri dan kebanggaan seseorang.
Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, jangan biarkan kemajuan teknologi di bidang komunikasi menjadi tuan dalam kehidupan kita. Yang menggeser peran anggota keluarga bahkan menggeser kedudukan Tuhan sebagai pemilik kehidupan kita. Marilah kita memakai kemajuan teknologi komunikasi untuk membangun relasi yang hangat  dan lebih dekat. (WS)