arsip

Pieter Randan Bua

Pieter Randan Bua has written 51 posts for GKI Peterongan Semarang

Mensyukuri Kemerdekaan Dan Mengapresiasi Negeri

Sejak awal Bangsa Indonesia menyadari bahwa keberadaannya dimungkinkan oleh karena campur tangan Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena itulah alenia ketiga dalam Pembukaan UUD 1945 berbunyi, ‘Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa dan dengan didorong oleh keinginan luhur, supaya kehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya’. Kemerdekaan yang diproklamirkan oleh Bangsa … Continue reading »

Iman Yang Memerdekakan

Surat Ibrani ditulis kepada orang – orang Kristen Yahudi yang sedang mengalami penganiayaan. Karena penganiayaan itu mereka mengalami kekhawatiran dan keputusaan. Iman mereka mulai tergoncang dan beberapa diantaranya di ambang kemurtadan.  Penulis  Ibrani yang mendengar hal ini memberi penguatan agar mereka tetap berpengharapan dan teguh dalam iman mereka. Penulis menampilkan tokoh – tokoh Perjanjian Lama … Continue reading »

Merdeka Untuk Berbagi

Di dunia ini ada orang – orang yang tidak memiliki keadilan dan kasih sayang sama sekali. Mereka ‘memangsa’ orang yang seharusnya mereka tolong dan lindungi. Bahkan tak sedikit yang memanfaatkan orang lain untuk melancarkan aksinya. Inilah yang terjadi pada seorang yang datang pada Yesus. Ia tahu bahwa Yesus punya wibawa, punya kuasa dan perkataan-Nya dapat … Continue reading »

Suara Rakyat, Suara Tuhan?

Beberapa orang Kristen perdana di Roma mulai memegahkan diri sehubungan dengan kelahiran baru dalam Kristus. Mereka beranggapan bahwa karena telah menjadi warga dunia lain maka tak perlu lagi tunduk kepada pemerintah. Paulus yang mendengar hal ini khawatir akan munculnya huru hara perlawanan kepada pemerintah karena itu ia menyampaikan nasihat bahwa pemerintah itu ditetapkan oleh Allah … Continue reading »

Berbahagialah Yang Mengandalkan Tuhan

Yeremia lahir dan dibesarkan pada zaman pemerintahan Raja Manasye yang jahat. Ia memulai pelayanannya sebagai nabi bagi Yehuda pada tahun ke-13 pemerintahan Raja Yosia, dan ia ikut mendukung gerakan pembaharuan rohani yang dilakukan oleh Yosia. Namun gerakan itu tak menghasilkan perubahan yang sungguh – sungguh bagi bangsanya. Lalu ia mengingatkan bahwa jika tidak ada pertobatan … Continue reading »

Menyelami Jalan Panggilan Allah

Pernahkah membaca lowongan pekerjaan di sebuah perusahaan? Coba perhatikan kriteria yang tercatat di sana! Sebagian besar lowongan itu melampirkan kriteria yang harus dipenuhi oleh setiap pelamar. Misalnya kemampuan khusus yang dibutuhkan untuk pekerjaan yang dimaksud seperti menguasai komputer, bisa bahasa Inggris, sarjana, dll. Disamping itu ada syarat – syarat lain misal jujur, berintegritas, pekerja keras, … Continue reading »

Kasih Tanpa Batas

Dalam Kitab Perjanjian Lama kasih karunia diambil dari kata Ibrani yaitu khen. Khen artinya perbuatan seorang atasan (dapat juga Allah) yang menunjukkan kepada bawahannya kasih karunia padahal bawahannya itu tidak layak untuk menerimanya. Sedangkan dalam Perjanjian Baru diambil dari kata Yunani yaitu kharis dengan kata kerja kharizesthai yang dipakai untuk menunjukkan arti pengampunan dari manusia … Continue reading »

Dalam Badai Tuhan Bertindak

Ayub adalah orang yang berbudi baik dan mempunyai kekayaan yang sangat banyak tetapi kemudian mengalami musibah yang hebat. Ia kehilangan semua anaknya dan segala harta bendanya. Ia dihinggapi penyakit kulit yang menjijikkan. Teman – teman Ayub menurut agama tradisional menjelaskan bahwa orang mengalami penderitaan itu karena hukuman Allah atas perbuatan jahatnya. Bildad salah satu temannya … Continue reading »

Usia Indah

Bagi orang Yunani kuno pohon sesawi dianggap sebagai pohon keramat. Karena itulah mereka memakainya dalam pemujaan dewa mereka. Dewa Afrodite atau Dewi Cinta. Bagi orang Israel pohon sesawi memiliki arti penting. Dahan – dahannya digunakan membuat pondok pada Hari Raya Pondok Daun. Pohon ini mengingatkan Bangsa Israel kebaikan Allah. Pohon sesawi, meski kecil tetapi daunnya … Continue reading »

Bila Ditolak Dan Dilukai

Pada tahun 60-an masehi, orang – orang percaya diperlakukan secara kejam olah masyarakat lainnya. Banyak di antara mereka yang disiksa dan dibunuh di bawah pemerintahan Kaisar Nero, termasuk Petrus dan Paulus. Yohanes Markus yang hidup di zaman itu digerakkan untuk menulis Injil Markus. Maksudnya sebagai tanggapan penggembalaan terhadap penganiayaan ini. Ia ingin agar dasar iman … Continue reading »