arsip

Pieter Randan Bua

Pieter Randan Bua has written 40 posts for GKI Peterongan Semarang

Keluarga Yang Menerangi Dunia

Yesaya hidup sebagai nabi pada saat Uzia, Yotam, Hizkia dan Ahas menjadi raja di Yehuda. Pada zaman itu bangsa Yehuda berhadapan dengan kekuatan besar bangsa Asyur, Aram dan saudara mereka sendiri Israel dari Utara. Mereka hidup dalam tekanan dan ancaman sehingga memaksa mereka mencari bantuan ke bangsa-bangsa lain. Tak hanya itu mereka ikut mempraktekkan ritual-ritual … Continue reading »

Keluarga Yang Menghadirkan Kasih

Pelayanan Paulus di Tesalonika tidaklah sia-sia. Namun setelah kepergiannya ia mendengar tuduhan-tuduhan yang miring tentang dirinya. Maksudnya agar orang-orang baru bertobat goyah imannya. Ia disamakan dengan pengkhotbah-pengkhotbah luar yang datang ke Tesalonika, yang mencoba memikat para pendengarnya demi keuntungan pribadi. Paulus yang mendengar hal itu menangkisnya dengan tegas. Bahwa ia melayani di Tesalonika dengan berusaha … Continue reading »

Keluarga Yang Tangguh

Seorang atau keluarga percaya yang setia dan hidup dalam persekutuan yang taat dengan Kristus dan dikasihi oleh-Nya, bisa saja mengalami pengalaman yang berbahaya, ketakutan dan keputusasaan. Bahkan melampaui kekuatan dan daya tahan manusia. Saat mengalami hal seperti itu kadang-kadang kita merasa bahwa Allah telah meninggalkan kita dan berhenti mengasihi kita. Lalu kita kecewa semakin lemah, … Continue reading »

Keluarga Yang Mengalami Pertumbuhan

Mendengar jawaban Yesus, ‘Siapakah ibu-Ku? Dan siapakah saudara- saudara-Ku? Sepintas sepertinya tidak menghormati. Tetapi tidaklah demikian jika kita mengerti konteks dan tujuan-Nya. Dalam hal ini penekanan Kristus sama sekali bukanlah pada hubungan darah tetapi pada hubungan rohani. Bagi Kristus hubungan rohani dengan Dia dan orang-orang percaya lebih dekat daripada hubungan darah yang paling dekat sekali … Continue reading »

Keluarga Yang Bersedia Bertobat

Beberapa waktu yang lalu kami membawa anak kami ke psikolog dengan maksud mengetahui perkembangannya. Selama ini kami merasa telah mendidiknya sebaik mungkin sesuai dengan Firman Tuhan dan pengetahuan yang kami tahu. Tetapi pandangan psikolog berbeda sama sekali. Dari hasil tes, (baik anak dan kami orang tuanya) justru ditemukan bahwa cara mendidik kami telah menyebabkan anak … Continue reading »

GKI Berkarya Dalam Keberagaman

Gereja Kristen Indonesia awalnya bernama THKTKH (Perkumpulan Orang Tionghoa). Barulah pada Tahun 1956 berubah menjadi Gereja Kristen Indonesia (GKI) dari sebuah kesadaran bahwa gereja bukan hanya untuk salah satu etnis saja. Bahasa yang digunakan pun berubah dari Bahasa Melayu menjadi Bahasa Indonesia. GKI telah menjelma menjadi salah satu gereja besar yang melayani siapa pun tanpa … Continue reading »

Mengisi Kemerdekaan

Betapa menyakitkannya menjadi orang yang tertindas. Karena itulah Yesus datang untuk sebuah pembebasan. Saat pertama kali membacakan Firman Tuhan di depan umum, Ia memulai dengan nubuat yang digenapi-Nya. …Ia telah mengurapi Aku… untuk memberitakan pembebasan bagi orang-orang tawanan (Luk 4:16). Kata-Nya pula, Ia datang untuk menjatuhkan ‘penguasa dunia ini’ dan untuk membebaskan tawanan-tawanannya (Yoh 12:31). … Continue reading »

Allah Hadir Untukmu

Vernon J Charlesworth lahir di Inggris 28 April 1838. Selama hidupnya ia bekerja di Sekolah Charles Spurgeon’s Stockwell sekolah yang khusus didirikan bagi anak-anak yatim. Ia sendiri memiliki sembilan anak yang semuanya tinggal bersamanya. Ia melihat kepedihan dalam hati mereka yang hidup tanpa orang tua, tanpa tempat tinggal, kekurangan makan, tanpa perlindungan dan lain-lain. Meski … Continue reading »

Belarasa Dengan Ucapan Syukur

Ketika Yohanes Pembabtis baru saja dieksekusi oleh Herodes maka sasaran selanjutnya adalah Yesus. Karena itulah, saat Yesus mendengar tentang kematian Yohanes menyingkirlah Ia. Ia bermaksud mengasingkan diri ke tempat yang sunyi. Tetapi hal itu diketahui oleh banyak orang. Orang-orang yang pasti sebagian besar juga mengetahui peristiwa pembunuhan Yohanes. Mereka mungkin saja mencoba untuk mencari perlindungan. … Continue reading »

Melihat Tapi Buta

Kebutaan bagi orang Yahudi dianggap sebagai akibat dari dosa. Binatang- binatang yang buta tidak layak dijadikan sebagai kurban. Dan imam-imam yang buta tidak diperbolehkan pula mempersembahkan kurban. Kemungkinan pemahaman inilah yang menyebabkan para murid bertanya kepada Yesus saat melihat seorang yang buta sejak lahirnya. Mereka bertanya, ‘Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini atau orang … Continue reading »