Renungan Minggu

Allah Hadir Untukmu

Vernon J Charlesworth lahir di Inggris 28 April 1838. Selama hidupnya ia bekerja di Sekolah Charles Spurgeon’s Stockwell sekolah yang khusus didirikan bagi anak-anak yatim. Ia sendiri memiliki sembilan anak yang semuanya tinggal bersamanya. Ia melihat kepedihan dalam hati mereka yang hidup tanpa orang tua, tanpa tempat tinggal, kekurangan makan, tanpa perlindungan dan lain-lain. Meski harus membesarkan sembilan orang anak dengan biaya terbatas dan sejumlah besar anak-anak yatim, ia tetap tak kehilangan harapan. Ia melihat karya Tuhan yang begitu ajaib dalam setiap badai hidup yang dialaminya. Meski pergumulannya berat ia tetap bersimfoni dan menciptakan sebuah lagu yang menguatkan banyak orang. ‘Di Badai Topan Dunia’ KJ 440.
Seperti Charles memiliki banyak pergumulan, kita tanpa kecuali. Pergumulan itu seiring dengan waktu datang dan pergi. Sayangnya, saat menghadapi pergumulan itu kita sering putus asa sembari berucap seperti para murid, ‘Kita akan binasa’ saat perahunya sedang dihempas badai. Karena besarnya pergumulan yang kita hadapi terkadang kita lupa bahwa Tuhan lebih besar dari masalah kita. Kita lupa bahwa ia baru saja memberi kita ‘roti’ dan sisa dua belas bakul. Kita lupa bahwa kita ada saat ini dan bisa melalui masa lalu kita itu karena pertolongan-Nya.
Lalu, kita seharusnya menyadari bahwa Allah hadir dalam setiap goncangan hidup kita. Ia pernah berfirman, ‘Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau’ (Ibr 13:5b). Ia adalah Allah yang setia pada janji-janjiNya dalam Firman-Nya. Ia bersedia menghampiri kita dan menarik tangan kita saat akan tenggelam. Karena itu percayalah kepada-Nya karena Ia selalu hadir untuk kita. Ia tak akan mengecewakan kita. Percayalah!. – PRB