arsip

Archive for

Melihat Tapi Buta

Melihat Tapi Buta

Kebutaan bagi orang Yahudi dianggap sebagai akibat dari dosa. Binatang- binatang yang buta tidak layak dijadikan sebagai kurban. Dan imam-imam yang buta tidak diperbolehkan pula mempersembahkan kurban. Kemungkinan pemahaman inilah yang menyebabkan para murid bertanya kepada Yesus saat melihat seorang yang buta sejak lahirnya. Mereka bertanya, ‘Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini atau orang … Continue reading »

Anugerah Allah Menopang Umat-Nya

Anugerah Allah Menopang Umat-Nya

Samaria awalnya adalah Ibukota Israel Utara yang diduduki oleh suku Yusuf keturunan Yakub. Tahun 720 SM ditaklukkan oleh Asyur sehingga sebagian besar penduduknya dikeluarkan dan diganti dengan pendatang asing (2 Raj 17:6). Pada awal zaman Persia Israel diizinkan kembali ke Yerusalem, mereka mencoba membangun kembali Bait Allah dan tembok kota. Tetapi segera mereka mendapat perlawanan … Continue reading »

Menjalani Hidup Yang Tak Pasti

Berjalan Dalam Kepastian

Nikodemus artinya sang penakluk. Ia adalah pemimpin agama Yahudi anggota Sanhedrin. Ia mengunjungi Yesus pada malam hari. Mungkin karena takut ketahuan teman-temannya. Sikapnya menunjukkan keraguannya terhadap kepercayaan lamanya karena mendengar pengajaran-pengajaran Kristus. Ia bingung dan setengah percaya dengan ungkapan Yesus tentang kelahiran baru. Namun akhirnya ia menaklukkan keraguannya itu. Ia percaya kepada Kristus. Ia muncul … Continue reading »

Bersama Allah Dalam Pencobaan

Bersama Allah Dalam Pencobaan

Yesus baru saja diproklamirkan sebagai Anak Allah di depan banyak orang. Tak tanggung-tanggung dikonfirmasi dari sorga, oleh Bapa-Nya sendiri, ‘Inilah Anak-Ku yang kukasihi kepada-Nya Aku berkenan’. Semua yang menyaksikannya tentu terkesima. Anak Allah tentulah harus diagungkan dan diberi tempat terbaik. Namun sesaat setelah peristiwa itu Yesus tidak pergi memberitakan kemuliaan-Nya melainkan menyingkir ke tempat yang … Continue reading »