Renungan Minggu

Menanti Tanpa Menjadi Lengah

Mrk. 13 : 24 – 37

Awal minggu ini, pecinta sepakbola tanah air kembali dilanda kekecewaan besar. Timnas sepakbola Indonesia U-23 akhirnya kalah (lagi) dari Malaysia. Gagal meraih medali emas Sea Games, yang lama dinantikan selama 20 tahun. Keesokannya, analis dan komentator media cetak dan audio visual berebut mencerca dan membela. Salah satu analis berkata, wajar timnas kita kalah. Walau talenta tim kita jauh di atas Malaysia, persiapan kita tertinggal jauh. Timnas Malaysia telah bertahun-tahun berlatih bersama. Mereka secara reguler diterjunkan dalam berbagai liga profesional, juga melalui berbagai ujicoba di ajang internasional. Tim nasional kita? Hanya dipersiapkan selama tiga bulan dan diujicoba dengan tim-tim lokal. Belum lagi dibumbui dengan berbagai intrik dan masalah. Apa yang dinantikan selama 20 tahun tidak tercapai, karena kita disibukkan oleh hal-hal yang tidak penting dan lengah mempersiapkan diri secara maksimal.

Penantian umat Kristiani akan kedatangan Kristus juga digambarkan dengan sangat jelas dalam Injil Markus 13. Kengerian masa itu digambarkan dengan gamblang (ayat 2-25), bahkan yang paling mengerikan sejak dunia diciptakan  (ay.19).  Setelah itu akan terjadi pemisahan antara umat pilihannya dengan mereka yang akan masuk dalam siksaan kekal. Ada kontradiksi. Betapa ngeri mereka yang masuk siksa kekal  Sebaliknya, beapa bahagia mereka yang terpilih masuk hidup kekal!

Apa yang harus kita persiapkan untuk menyambut hari itu? Tuhan Yesus berulang-ulang berkata, “Hati-hatilah, dan berjaga-jagalah!”. Yesus mengulangnya tiga kali berturut-turut!  Bagaimana caranya berjaga-jaga? Dengan berdoa (Lk 21:36, Ef 6.18) sambil bersyukur (Kol 4:2), tetap teguh mempertahankan iman (1 Kor 16:13), berhati-hati (Mk 13:33), dengan sadar dan penuh penguasaan diri (1Tes 5:6, 1Pt 4:7) dalam segala hal (2Ti 4:5) setiap hari (Ams 8:34).  Mudah? Tentu tidak, karena kedagingan kita yang lemah (Mt26:41). iblis setia menanti kelengahan kita (1Pt 5:8),  dan misteri hari kedatangannya – hanya Bapa yang mengetahuinya (Mrk 13:32).

Masa adven telah tiba. Kembali kita diingatkan akan kedatangan Kristus. Ia pasti akan datang kembali dan mengangkat kita masuk kebahagiaan kekal. Siapkah kita? Jangan lengah! (DAA)