Renungan Minggu

Kerendahan Hati Yang Mengherankan

Anda suka tersinggung? Tersinggung waktu dikritik. Waktu menerima SMS yang kata-katanya terkesan merendahkan.  Waktu rekan kerja diberi sanjungan, namun anda tak masuk hitungan. Anda marah, membela diri, memusuhi bahkan dendam pada pihak yang bikin tersinggung. Padahal yang menyinggung belum tentu menyadari apa salahnya.
Orang menjadi suka tersinggung alias sensi (sensitif) saat menilai dirinya lebih dari kenyataan. Merasa layak, berjasa, pintar, jadi orang besar, hebat, lebih dari yang lain. Begitu orang menilainya kurang, atau rekannya dinilai lebih, ia terusik. Tidak terima. Ia salah menilai diri. Ketinggian. Lebay.  Agar tidak cepat tersinggung, kita perlu menilai diri secara proposional. Sadar betul sampai mana kelayakan dan kapasitas kita. Seorang perempuan Siro-Finesia tidak tersinggung waktu Yesus mengucapkan kalimat bernada merendahkan. Menurut Yesus, orang-orang Yahudi adalah “anak-anak” yang harus diprioritaskan lebih dari si perempuan non-Yahudi yang digambarkan seperti “anjing” (Mrk. 7:27).  Luar biasanya, ia tidak tersinggung, malah menjawab: “Benar, Tuhan…” (ay.28). Bukannya tak punya harga diri. Ia rendah hati. Ia mengakui bahwa ucapan Yesus memang benar. Dalam kacamata orang Yahudi yang eksklusif, seorang perempunan non-Yahudi tidak layak diprioritaskan. Karena tidak tersinggung, si perempuan tidak gengsi meminta dispensasi. Akhirnya Yesus pun memberi!
Kesadaran diri membuat orang tidak cepat tersinggung. Beberapa hari lalu, Presiden Obama dikritik habis-habisan oleh aktor terkenal Clint Eastwood dalam sebuah kampanye. Ia dianggap gagal memenuhi janji kampanyenya. Ketika dimintai tanggapannya oleh wartawan, Obama tidak tersinggung. “Jika anda menjadi presiden namun gampang tersinggung, sebaiknya memilih profesi lain,” katanya. Obama sadar siapa dirinya. Profesi  pemimpin  mengharuskannya terbuka menerima kritik. Lagipula layak tidaknya dia bukan ditentukan oleh ucapan Clint Eastwood. Publik yang akan menilai. Kalau dia sudah berbuat yang terbaik, kenapa harus tersinggung? Kesadaran diri membuatnya bisa rendah hati. Tidak dendam setengah mati. Obama malah berkata: “Saya masih menjadi penggemar berat film Clint Eastwood. Dia aktor dan sutradara yang hebat.”     (JTI)

Arsip