Renungan Minggu

HIDUP DI DALAM WAKTU TUHAN

Pengkhotbah 3:1-13, Wahyu 21:1-6a, Matius 25:31-46

Tahun 2011 sudah berakhir, tentunya ada banyak hal yang terjadi di sepanjang tahun ini, entah itu sedih ataupun bahagia, mendapatkan atau kehilangan, perjumpaan atau bahkan perpisahan. Banyak hal yang terjadi ini tentunya membuat kita kembali merenung mengenai diri kita pribadi, sudahkah menjadi lebih baik dari tahun lalu?

Firman Tuhan mengingatkan kepada kita bahwa:

  1. Kita harus bertanggung jawab terhadap kehidupan kita karena aka nada penghakiman

Mat 25:32-33 “semua bangsa akan dikumpulkan di hadapanNya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, (33) dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kananNya dan kambing-kambing di sebelah kiriNya”.

Seluruh umat manusia yang dihakimi itu dipisah menjadi hanya 2 grup saja:

a) Domba yang ada disebelah kananNya, yaitu orang benar

b) Kambing yang ada di sebelah kirinya, orang terkutuk (ay 41).

Saudara termasuk golongan yang mana? Golongan domba yang disebelah kanan atau kambing yang disebelah kiri ?

  1. Kita harus hidup dengan Waktu yang Tuhan berikan sesuai waktu Tuhan. Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.

Resolusi Tahun baru:

i.Marilah kita berupaya untuk mengontrol diri dalam menjalani hidup:  waktu (menabur atau menanam, sikap (menangis atau tertawa dll

ii. Memikirkan alternative alternative untuk segala permasalahan hidup kita : membangun atau merobohkan, perang atau damai

dan menghapus hal-hal yang buruk, yang menyakitkan agar kita boleh memuliakan Tuhan.

iii. Menghapus segala kepahitan, kegagalan,

Selamat Tahun baru selamat mengambil komitmen untuk hidup di tahun yang baru, Tuhan memberkati. (W-S)