Renungan Minggu

Dia Yang Bangkit Tinggal Dalam-ku

Dalam era globalisasi  orang disuguhkan dengan berbagai macam hal dan kemudahan dalam kerangka mebangun hidup yang lebih baik. Bukan hanya tehnologi yang dihadirkan bagi manusia untuk membantu mencapai keinginannya, akan tetapi bentuk-bentuk  pemotivasian diri guna peningkatan kualitas dan potensi diri agar sukses turut disuguhkan kepada manusia. Maka tidak mengherankan apabila banyak motivator dan materi-materi pengembangan diri bermunculan agar manusia memperoleh hal-hal terbaik dari dalam dirinya bagi kehidupannya. Bahkan dikatakan ada 6 hal kekuatan yg dapat digunakan oleh manusia dari dalam dirinya, yakni: kekuatan impian, kekuatan dari fokus, kekuatan disiplin diri, kekuatan perjuangan, kekuatan pembelajaran dan kekuatan pikiran. Semua hal ini merupakan upaya manusia dan tidak salah ! Namun sebagai orang kristen ada satu rahasia dari pengembangan diri yang membuat mereka berhasil membangun kehidupan ini lebih baik. Apakah rahasia itu ?

Rahasia itu ada dalam diri pribadi dari Yesus yang bangkit. Apa yang dikatakan Yesus dalam Yohanes 15:5 “Barang siapa tinggal didalam Aku dan Aku didalam dia, ia berbuah banyak, sebab diluar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” Jadi kekuatan, kemampuan, pengendalian dan motivasi ini semuanya dikegerakkan oleh suatu kuasa yakni Kristus yang bangkit. Tidak ada kuasa diluar dari kuasa kebangkitan Yesus yang mampu membuahkan kualitas diri dalam kehidupan ini.  Hal inilah yang patut kita sadari. Kekuatan yang kita pakai dari dalam diri kita sangatlah terbatas, hanya kuasa Yesus yang mampu menggerakkan seluruh lini diri kita yang berkarya.  Namun hanya ada satu syarat: bila kita memberi tempat untuk Dia tinggal di dalam diri kita. (J-S)