arsip

Renungan Minggu

This category contains 315 posts

Keluarga Yang Menghadirkan Kasih

Pelayanan Paulus di Tesalonika tidaklah sia-sia. Namun setelah kepergiannya ia mendengar tuduhan-tuduhan yang miring tentang dirinya. Maksudnya agar orang-orang baru bertobat goyah imannya. Ia disamakan dengan pengkhotbah-pengkhotbah luar yang datang ke Tesalonika, yang mencoba memikat para pendengarnya demi keuntungan pribadi. Paulus yang mendengar hal itu menangkisnya dengan tegas. Bahwa ia melayani di Tesalonika dengan berusaha … Continue reading »

Keluarga Yang Tangguh

Seorang atau keluarga percaya yang setia dan hidup dalam persekutuan yang taat dengan Kristus dan dikasihi oleh-Nya, bisa saja mengalami pengalaman yang berbahaya, ketakutan dan keputusasaan. Bahkan melampaui kekuatan dan daya tahan manusia. Saat mengalami hal seperti itu kadang-kadang kita merasa bahwa Allah telah meninggalkan kita dan berhenti mengasihi kita. Lalu kita kecewa semakin lemah, … Continue reading »

Keluarga Yang Mengalami Pertumbuhan

Mendengar jawaban Yesus, ‘Siapakah ibu-Ku? Dan siapakah saudara- saudara-Ku? Sepintas sepertinya tidak menghormati. Tetapi tidaklah demikian jika kita mengerti konteks dan tujuan-Nya. Dalam hal ini penekanan Kristus sama sekali bukanlah pada hubungan darah tetapi pada hubungan rohani. Bagi Kristus hubungan rohani dengan Dia dan orang-orang percaya lebih dekat daripada hubungan darah yang paling dekat sekali … Continue reading »

Keluarga Yang Bersedia Bertobat

Beberapa waktu yang lalu kami membawa anak kami ke psikolog dengan maksud mengetahui perkembangannya. Selama ini kami merasa telah mendidiknya sebaik mungkin sesuai dengan Firman Tuhan dan pengetahuan yang kami tahu. Tetapi pandangan psikolog berbeda sama sekali. Dari hasil tes, (baik anak dan kami orang tuanya) justru ditemukan bahwa cara mendidik kami telah menyebabkan anak … Continue reading »

Bersyukur Dan Berbuah Dalam Kemurahan Allah

Rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau. Ungkapan itu menunjukkan betapa mudahnya manusia jatuh pada perasaan iri. Kita merasa orang lain lebih diberkati sehingga kita iri terhadapnya. Bahkan tidak jarang kita protes kepada Tuhan karena merasa orang itu tidak berhak menerima berkat lebih banyak daripada kita karena orang tersebut tidak lebih baik daripada kita. Perasaan semacam … Continue reading »

Melepas Maaf

Saya rasa banyak orang setuju bahwa hal tersulit dalam hidup ini adalah mengampuni. Padahal firman Tuhan tegas bicara kepada kita, “Maka Bapa-Ku yang di Sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu.” (Matius 18:35). Suatu pernyataan yang dikeluarkan Yesus pada saat memberikan perumpamaan tentang seorang hamba yang … Continue reading »

Menolak Diam

Bunyi UUD 1945 pasal 28 adalah “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.” Pasal ini sebenarnya hendak menjamin kebebasan dari masyarakat Indonesia untuk mengeluarkan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab. Namun sayangnya pelaksanannya belum bisa menyeluruh. Pada masa Orde Baru, kebebasan ini seolah dibungkam. Rakyat harus benar-benar … Continue reading »

Menyelami Pemikiran Allah

Dalamnya laut dapat ditebak, dalamnya hati siapa yang tahu. Tentu Anda pernah mendengar ungkapan ini, bukan? Ungkapan ini ingin menjelaskan bahwa seringkali kita tidak dapat menebak keinginan atau perasaan orang lain. Apa yang diutarakan atau dilakukan belum tentu sama dengan isi hatinya. Nah, jika menebak pikiran sesama manusia saja susah, bagaimana mungkin kita dapat menebak … Continue reading »

GKI Berkarya Dalam Keberagaman

Gereja Kristen Indonesia awalnya bernama THKTKH (Perkumpulan Orang Tionghoa). Barulah pada Tahun 1956 berubah menjadi Gereja Kristen Indonesia (GKI) dari sebuah kesadaran bahwa gereja bukan hanya untuk salah satu etnis saja. Bahasa yang digunakan pun berubah dari Bahasa Melayu menjadi Bahasa Indonesia. GKI telah menjelma menjadi salah satu gereja besar yang melayani siapa pun tanpa … Continue reading »

Mengisi Kemerdekaan

Betapa menyakitkannya menjadi orang yang tertindas. Karena itulah Yesus datang untuk sebuah pembebasan. Saat pertama kali membacakan Firman Tuhan di depan umum, Ia memulai dengan nubuat yang digenapi-Nya. …Ia telah mengurapi Aku… untuk memberitakan pembebasan bagi orang-orang tawanan (Luk 4:16). Kata-Nya pula, Ia datang untuk menjatuhkan ‘penguasa dunia ini’ dan untuk membebaskan tawanan-tawanannya (Yoh 12:31). … Continue reading »