arsip

Renungan Minggu

This category contains 406 posts

Aku Mau Ramah

Bersikap ramah itu mencerminkan  karakter Kristus dalam hidup kita. Berlaku Ramah itu akan terjadi apabila kita bersedia untuk menganggap yang lain lebih utama  dan kita mau  memperhatikan kepentingan orang lain. Lukas menuliskan kisah Maria dan Martha setelah  perumpamaan “Orang Samaria yang murah hati” (10: 25-37).  Tidak cukup hanya mengenal dan mengetahui tentang kebenaran firman Tuhan, … Continue reading »

Firman Yang Menumbuhkan Belas Kasih

Apakah tandanya seseorang dapat dikatakan sebagai anak Tuhan yang  mengenal Allah dengan baik? Dia tidak hanya mengasihi Allah tapi juga sesamanya. Gereja yg hidup adalah Gereja yg bukan sekedar memperhatikan aspek  ritual – religiusitas tetapi Gereja yg menghadirkan Kasih dalam kehidupan spiritualnya. Syarat untuk mendapatkan hidup yang kekal itu adalah : “: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, … Continue reading »

Berkarya Bersama

Dalam sebuah komunitas dan dalam Hidup berorganisasi memang tidaklah mudah, semakin besar komunitas semakin banyak yg perlu dilibatkan dalam karya yg harus dikerjakan. Semakin banyak orang yg terlibat semakin banyak perbedaan yg ada, perbedaan karakter atau kepribadian, perbedaan konsep berpikir, perbedaan selera, perbedaan pendidikan dan banyak perbedaan yang lainnya akan sangat mempengaruhi dalam kita menunaikan … Continue reading »

Melepaskan Kenyamanan Demi Ketaatan

Masih dalam rangkaian menggumuli hidup Kristiani terkait dengan isu lingkungan hidup, tema minggu ini menyoroti dua kata kunci yang diletakkan “berseberangan” yaitu, kenyamanan dan ketaatan. Mari bongkar soal ketaatan dulu. Ketaatan seorang Kristen menunjukkan gaya hidup yang tunduk pada firman Tuhan. Apa yang baik, apa yang benar, yang Tuhan perintahkan, yang Tuhan kehendaki haruslah diikuti … Continue reading »

Menjangkau Yang Tak Terjangkau

Saking terbatasnya manusia, banyak hal jadinya sulit untuk dijangkau atau bahkan tidak terjangkau sama sekali oleh manusia. Penyebabnya banyak, tetapi biasanya yang utama adalah jarak. Jarak di sini bisa bermacam-macam: jarak secara lokasi geografis, jarak karena waktu, jarang karena kesempatan. Yang pasti antara yang hendak dijangkau oleh manusia dengan manusianya itu sendiri terpisahkan sehingga menjadi … Continue reading »

Hidup Yang Merayakan Allah Tritunggal

Coba Anda berimajinasi sedikit. Bayangkan, Anda adalah seorang anak, tetapi masih berupa janin dalam kandungan ibu. Imajinasikan diri Anda berada di tempat teraman di dunia. Anda tenggelam di dalam air ketuban. Tidak mematikan, malah menghidupkan. Beberapa kali Anda berusaha menendang-nendang, mencoba berinteraksi. Beberapa kali juga Anda merasakan sentuhan dari luar. Terasa begitu dekat dan jelas. … Continue reading »

Hidup Yang Memberi Hidup

Roh adalah nafas Jika Ia telah berhembus Maka mulut yang kelu berbicara Jiwa yang takut menjadi berani Murid yang lemah diubahkan menjadi Rasul yang tangguh Roh adalah nafas Jika Ia telah berhembus Adakah kau juga bernafas di dalam-Nya, Bergerak, berkarya bersama-Nya, dan menjalani hidup dengan terus mengandalkan-Nya? Karena Roh adalah nafas. Maka manusia yang hidup … Continue reading »

Hidup Yang Bersatu Dalam Kristus

We are one in the Spirit, we are one in the Lord We are one in the Spirit, we are one in the Lord And we pray that our unity will one day be restored And they’ll know we are Christians by our love, by our love Yeah they’ll know we are Christians by our … Continue reading »

Hidup Yang Berpusat Pada Kristus

Sebuah ungkapan berbunyi : “ Orang yang paling tidak bahagia adalah orang yang hidup menurut apa kata orang” Ada seribu kepala,ada seribu pendapat dan kita bingung sendiri. Apa jadinya bila kita berkendara di jalan raya tetapi menoleh ke kanan dan ke kiri?. Hidup harus fokus, bukan menuruti kata orang apalagi yang cenderung negatif dan juga … Continue reading »

Hidup Yang Mencinta

Alkisah ada seorang pemuda yang berhati sempurna dan ia bisa melihat hati orang lain. Suatu hari bertemulah dengan seorang nenek yang dilihatnya memiliki hati yang bentuknya tidak sempurna namun ukurannya lebih besar. Ketika ditanya, nenek itu menjawab : “ Setiap kali aku mencintai seseorang aku ambilkan secuil dari hatiku untuk orang itu. Dan sebaliknya aku … Continue reading »