Renungan Minggu

Allah Orang Yang Hidup

S’bab Dia hidup ada hari esok
S’bab Dia hidup ‘ku tak gentar
Kar’na ‘ku tau Dia pegang hari esok
Hidup jadi berarti s’bab Dia hidup

Kebanyakan dari Anda tentu mengenal lirik lagu tersebut. Namun tahukah Anda makna yang terkandung di dalamnya? Lagu ini mengandung sebuah pengakuan iman yang dalam, yaitu bahwa Yesuslah yang memegang hari esok. Apa artinya?
1.    Yesus adalah Allah yang Mahatau
Dia mengetahui setiap peristiwa pada seluruh masa, termasuk masa depan, pada diri setiap manusia.
2.    Yesus adalah Allah yang Mahakuasa
Dia berkuasa atas seluruh hidup manusia. Dia berkuasa untuk mengendalikannya, Dia juga berkuasa untuk memberi kita kebebasan.
3.    Yesus adalah Allah yang Mahahidup
Dia bersifat kekal, kematian tidak akan pernah menguasai-Nya. Maka pada hari esok dan sampai kapanpun, Yesus akan tetap ada.
Lalu mengapa jika kita memiliki pengakuan iman semacam itu, dikatakan kita tidak perlu gentar? Bahkan dikatakan bahwa hidup menjadi berarti sebab Yesus hidup? Karena Yesus juga adalah Allah yang Mahakasih. Hal itu telah dibuktikan-Nya melalui pengorbanan-Nya untuk menebus hidup kita. Maka dengan demikian ada jaminan perlindungan atas masa depan kita. Ada pengharapan yang teguh akan masa depan yang baik sekalipun ada banyak masalah menghadang, karena Yesus yang kita sembah adalah Allah yang hidup, berkuasa, dan penuh kasih. Dan hidup kita menjadi berarti (tidak sia-sia) karena kita mengerti untuk siapa kita hidup. Bahkan jika kita telah mengakhiri hidup di dunia inipun, itu bukan akhir segalanya karena Yesus telah menyediakan hidup kekal bagi kita.
Pengakuan iman ini harus menjadi kesaksian iman dalam hidup kita, dengan cara hidup mengandalkan Tuhan; tidak kuatir berlebihan, tekun dalam doa, hidup jujur serta peduli pada sesama. Dengan demikian dunia akan mengerti bahwa Yesus adalah Allah yang hidup, bukan Allah yang mati. (RKG)